Selamat datang di forum Helpdesk Indonesia Community. Helpdesk Indonesia Community adalah salah satu forum komunitas Information Technology (IT) di Indonesia. Forum tempat sharing, diskusi, jual beli dan job seekers seputaran dunia Information Technology (IT) di Indonesia.

Author Topic: Pengenalan Rangkaian Dasar Adaptor atau Catu Daya DC  (Read 835 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline kodil

  • Global Moderator
  • Trade Count: (0)
  • Jr. Member
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 71
  • Reputation: +1/-0
    • View Profile
    • Helpdesk Indonesia Community
Pengenalan Rangkaian Dasar Adaptor atau Catu Daya DC
« on: October 11, 2011, 01:47:29 PM »
Semua rangkaian elektronika memerlukan sumber tegangan untuk mengaktifkannya, sumber tegangan ini biasanya disebut adaptor atau power supply atau sering juga disebut dengan catu daya. Pada umumnya rangkaian elektronika memerlukan sumber tegangan searah atau disebut juga sumber tegangan DC (Direct Current).

Pada pembahasan ini saya akan memberikan contoh-contoh rangkaian sederhana dari catu daya DC yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari pada rangkaian elektronika.
 
1. Rangkaian Catu Daya DC Setengah Gelombang


Gambar-01. Rangkaian Catu Daya DC Setengah Gelombang

Dari Gambar 1. diatas, jika kita melakukan pengukuran dengan menggunkan volt meter, maka pada Vac akan terukur tegangan AC sebesar 12Volt sedangkan pada Vdc akan terukur tegangan DC (tegangan sudah menjadi DC/searah karena sudah disearahkan oleh Dioda D1) ± 6Vdc, hal ini terjadi karena Dioda D1 hanya menyearahkan setengah gelombang sinus dari sumber tegangan AC 12V.
 
 
2. Rangkaian Catu Daya DC Gelombang Penuh


Gambar-02. Rangkaian Catu Daya DC Gelombang Penuh

Pada gambar 2 diatas merupakan rangkaian Catu Daya DC Gelombang penuh dengan menggunakan Transformator (T1) Center Tap (CT). Jika dilakukan pengukuran tegangan dengan menggunakan Volt meter DC  pada Vdc seharusnya akan terukur tegangan DC sebesar 12Vdc, tapi karena pengaruh dari adanya C1 mengakibatkan tegangan yang terukur pada Vdc menjadi Tegangan sumber AC (12Vac) dikalikan dengan  yaitu sekitar ± 16Vdc.

 
3. Rangkaian Catu Daya DC Gelombang penuh dengan IC 78xx sebagai Stabilisator


Gambar-03. Rangkaian Catu Daya DC Gelombang penuh dengan IC 78xx sebagai Stabilisator

IC 78xx merupakan IC yang berfungsi sebagai stabilisator tegangan, huruf xx menunjukkan tegangan keluaran yang konstan dari IC tersebut. Pada gambar diatas kita menggunakan IC 7809, jadi tegangan keluaran dari IC1 jika dilakukan pengukurang dengan Volt meter DC (Vdc) adalah 9Vdc. Tegangan input IC1 harus lebih besar dari tegangan output yang di inginkan, dari gambar diatas kita memberi tegangan input IC1 ±12Vdc.

Author by Mozzpunk.

 

WPBisnisOnline