February 23, 2012, 11:28:41 AM
Facebook
Twitter
Home
Homepage
Help
Search
Calendar
Rules & Guidelines
Forum Rules & Guidelines
Contact Us
Contact Form
Login
Member Login
Register
Missed activation email?
Forgot Password?
Create Account
Helpdesk Indonesia Community adalah salah satu forum komunitas IT di Indonesia dengan slogan "tau berbagi, mau tau belajar, ngak tau bertanya". Mau berbagi? Mau belajar? atau Mau Bertanya? Join aja langsung
disini >>
You are here:
Helpdesk Indonesia Community
»
HARDWARE
»
COMPUTER HARDWARE
»
GENERAL
»
Op Amplifier (part 1)
Recent Post
Download Berbagai Macam D...
by
51N03
[
Today
at 11:24:53 AM]
Command - Command Dasar L...
by
51N03
[
Today
at 11:21:06 AM]
traducir online
by
loaninniplice
[
Today
at 10:49:01 AM]
Blok USB dengan aplikasi ...
by
Ripper Maya
[February 22, 2012, 12:30:18 AM]
Trik Modifikasi Windows X...
by
Ripper Maya
[February 22, 2012, 12:25:02 AM]
Online Chatting
Last 5 Shouts:
kodil
February 21, 2012, 11:58:31 PM
Gerilya dimalam hari untuk mendelete spam threads yg mampir
Last Children
February 21, 2012, 09:52:13 PM
absen dulu sebelum bobok malam...
Extra Ordinary
February 21, 2012, 09:29:57 PM
dah lama gak posting dah banyak perubahan nih...
kodil
February 20, 2012, 11:50:14 AM
Spam threads memang tidak bisa di bendung, tapi selama masih bisa dihajar, kenapa tidak? Keep sprint for spam removing
kodil
February 19, 2012, 06:33:26 AM
Tidak pernah libur untuk menghajar semua spam threads yg masuk
Show 50 latest
« previous
next »
Print
Author
Topic: Op Amplifier (part 1) (Read 162 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
51N03
Global Moderator
Trade Count:
(
0
)
Jr. Member
Thank You
-Given: 0
-Receive: 0
Posts: 65
Reputation: +0/-0
Op Amplifier (part 1)
«
on:
December 09, 2011, 02:35:54 PM »
Pendahuluan
OpAmp (Operasional Amplifiers) pada hakekatnya merupakan sejenis IC. Di dalamnya terdapat suatu rangkaian elektronik yang terdiri atas beberapa transistor, resistor dan atau dioda. Jikalau kepada IC jenis ini ditambahkan suatu jenis rangkaian, masukkan dan suatu jenis rangkaian umpan balik, maka IC ini dapat dipakai untuk mengerjakan berbagai operasi matematika, seperti menjumlah, mengurangi, membagi, mengali, mengintegrasi, dsb. Oleh karena itu IC jenis ini dinamakan penguat operasi atau operasional amplifier, disingkat OpAmp.
namun demikian OpAmp dapat pula dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya sebagai penguat audio, pengatur nada, osilator atau pembangkit gelombang, sensor circuit, dsb.
OpAmp banyak disukai karena faktor penguatannya besar (100.000 kali).
Prinsip Dasar
Suatu amplifier dapat dikatagorikan operasional jika memenuhi tiga karakteristik utama, yakni:
1. Very high gain (200.000 kali)
2. Very high input impedance
3. Very low output impedance
OpAmp umumnya terdiri atas tiga stage atau amplifier yang dirangkai secara cascade. Ketiga stage itu masing-masing:
1. Differensitial amplifier
2. Voltage amplifier
3. Output amplifier
Differential ampilfier memiliki respon frekuensi yang sangat lebar dan input impedance yang sangat tinggi. Voltage amplifier memberikan penguatan yang sangat tinggi dan output amplifier memberikan output impedance yang sangat rendah, sehingga dapat mengeluarkan arus listrik yang besar terhadap beban.
Konfigurasi
Tidak seperti amplifier konvensional, OpAmp mempunyai dua terminal masukan, yakni : inverting input dan noninverting input yang masing-masing ditandai dengan "+" dan "-".
1. Inverting Konfiguration
Jika signal dimasukkan di antara terminal input dan bumi sementara terminal noninverting input dibumikan, maka signal keluaran akan berlawanan fasa dengan signal masukkan.
2. Noninverting Konfiguration
Sebaliknya jika signal dimasukkan di antara terminal noninverting input dan bumi sementara terminal inverting input dibumikan maka signal keluaran sefasa dengan signal masukkan.
Faktor penguatan OpAmp
Faktor penguatan OpAmp boleh dikatakan sepenuhnya oleh ratio R1 terhadap R2 dalam rangkaian feedback.
Contoh 1:
Jika R1 = 100k, R2 = 1k, maka penguatannya sama dengan 100:1 (100 kali).
Contoh 2:
Jika R1 = 1k, R2 = 1k, maka penguatannya sama dengan 1:1 (1kali).
Jika pada contoh 1 diberi signal input 0,01 Volt, maka signal outputnya 100 x 0,001 Volt
Jika pada contoh 2 diberi signal input yang sama seperti contoh 1 yaitu 0,01 Volt, maka signal outputnya sama dengan 1x 0,001 Volt = 0,01 Volt atau dengan kata lain tidak ada penguatan. (Signal input = signal output).
Jenis / Type OpAmp
Ada banyak jenis OpAmp, namun yang umum dijual di pasaran adalah OpAmp 741. OpAmp type 741 dijual dengan dua tampilan, yakni silinder dan DIL (Dial In Line). Yang berbentuk silinder berkaki 8 pin, sedangkan yang berbentuk DIL ada yang berkaki 8 pin, namun ada juga yang berkaki 14 pin.
Nomor pin untuk 8 kaki dan 14 kaki:
Pin 1 (3) + Pin 5 (9) untuk penyetelan 0 volt.
Pin 2 (4) untuk inverting input.
Pin 3 (5) untuk noninverting input.
Pin 4 (6) untuk ground atau tegangan negatif.
Pin 6 (10) terminal keluaran (output).
Pin 7 (11) untuk tegangan positif.
Nomor pin dalam kurung untuk DIL 14 kaki
bersambung....
Tweet
«
Last Edit: December 14, 2011, 10:53:16 AM by 51N03
»
Logged
Extra Ordinary
Trade Count:
(
0
)
Newbie
Thank You
-Given: 0
-Receive: 0
Posts: 10
Reputation: +0/-0
Re: Op Amplifier (part 1)
«
Reply #1 on:
December 10, 2011, 12:35:40 PM »
Nice info gan...
Tweet
Logged
Print
« previous
next »
You are here:
Helpdesk Indonesia Community
»
HARDWARE
»
COMPUTER HARDWARE
»
GENERAL
»
Op Amplifier (part 1)